Profil Desa

Visi

Mencita-citakan suatu masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, mandiri, sejahtera terpenuhi pelayanan dasar secara adil yang didukung dengan pemerintahan yang baik bersih dan trasparan

Misi

Untuk mencapai visi tersebut, maka misi 5 (lima) tahun kedepan adalah sebagai berikut :

  1. Peningkatan kualitas keagamaan umat.
  2. Menyatukan persepsi dan sikap diantara satuan organisasi Perangkat Desa terhadap tugas pokok dan fungsinya sebagai abdi masyarakat untuk terwujudnya kerja team yang baik.
  3. Menyelenggarakan sitim pelayanan dasar Pemerintah Desa dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ketentraman dan ketertiban yang lebih cepat, adil dan terjangkau oleh lapisan seluruh masyarakat dengan didukung oleh sitem kelembagaan manajemen yang efesien.
  4. Meletakan dasar ekonomi kerakyatan dengan mengoptimalkan pemanfaatan dana-dana bantuan stimulan dari pemerintah untuk pemberdayaan Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan.
  5. Memacu percepatan pembangunan usaha ekonomi produktif dibidang pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan diwilayah yang potensial.
  6. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia perangkat dan masyarakat dalam semua aspek kehidupan.
  7. Mewujudkan kondisi desa yang SATRIA (Sehat, Tertib, Rapi, Indah dan Aman) guna merangsang swadaya / partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
  8. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dengan menggali semua potensi desa sebagai sumber dana pembangunan
  9. Melestarikan dan mengembangkan potensi seni dan budaya desa yang bernilai luhur sebagai modal dan alat pembangunan.

Belum diketahui data tertulis mengenai sejarah berdirinya Desa Panembangan, menurut sumber-sumber yang dapat dipercaya diantaranya dari sesepuh desa yang masih hidup untuk mengungkap sedikit sejarah desa :

                            Kepemimpinan pertama dijabat oleh Singadipa beliau termasuk Laskar pangeran Diponegoro juga termasuk Pejabat Prajurit, masa kerja beliau sampai sekarang belum diketahui yang jelas. Beliau setelah wafat dimakamkan di makam Desa Panembangan sampai sekarang makam tersebut dikenal dengan makam Singadipa.

                            Kepemimpinan selanjutnya dijabat oleh Singadimeja yang dikenal dengan Lurah Penatus kepemimpinan ini menggunakan sistim penugasan beliau menjabat sekitar tahun 1.800 an.

                            Kepemimpinan berikutnya ( priode ketiga ) dijabat oleh Lurah Pakel menjabat sekitar tahun 1.900 an.

                            Kepemimpinan priode berikutnya dijabat oleh Kartadimeja dikenal dengan Lurah Penatus yang sistim pelaksanaan dalam pemilihan jabatan tersebut dengan menggunakan sitem gendongan beliau menjabat sampai dengan tahun 1945, pada priode ini termasuk momen sejarah yang sangat penting pada akhir masa kepemimpinannya yantu pada tahun itu bersamaan dengan Indonesia Merdeka. Mulai Lurah ini pemilihannya sudah menggunakan sistim biting dan cara pengangkatan perangkat di bawah lurah menggunakan sistim tunjukan oleh Lurah berdasarkan pengabdian terhadap desa.

                            Kepemimpinan priode berikutnya dijabat oleh Lurah Tameja beliau menjabat dari tahun 1945 sampai dengan tahun 1959, pada masa kepemimpinannya juga terdapat momen sejarah yang sangat penting yaitu peledakan bom dirumahnya.

                            Pada masa kememimpinan berikutnya dipegang oleh Lutrah Wangsadimeja menjabat dari tahun 1959 sampai dengan 1973, sitem pelaksanaan pemilihannya menggunakan sitim biting, pada masa kepemimpinan beliau perkembangan Desa Panembangan sudah mengarah kepada kegiatan Pembangunan diantaranya sarana pendidikan.

                            Pada Tahun 1974 Desa Panembangan pertama melaksanakan Pemilihan Kepala Desa dengan sistim pemilihan menggunakan tanda gambar yaitu dengan tanda gambar seperti: keris, teplok, kendil, pacul dll, terpilihlah Bapak Tirtomiharjo dengan tanda gambar keris, pelaksanaan ini menggunakan sistim LUBER ( langsung umum bebas dan rahasia ) dan sistim ini dipakai sampai sekarang.

                            Pada masa Kepemimpinan Bapak Tirtomiharjo Desa Panembangan mulai tampak kegiatan beraneka ragam kegiatan pemeritahan, pembangunan serta kemasyarakatan, adapun kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan adalah :

  1. Pembangunan Kantor dan Balai Desa
  2. Pembangunan jalam menuju grumbul-grumbul
  3. Pembanguna Lapangan Sepak Bola
  4. Pembangunan Sarana Ibadah seperti Masjid dan Mushola
  5. Pembangunan Gedung TK Pertiwi
  6. Pembinaan mental dan sepiritual
  7. Penataan bidang pemerintahan dengan memanfaatkan Pamong Desa sesuai dengan bidangnya.

Beliau Bapak Tirtomiharjo menjabat dari tahun 1974 sampai dengan 1989

                     Pada pemilihan Kepala Desa selanjutnya terpilih Bapak Zaenal Abidin yang menjabat dari athaun 1990 sampai dengan 1998. pada pemerintahan beliau di Desa Panembangan telah melaksanakan beberapa kegiatan pembanguna antara lain :

  1. Pembangunan Jembatan jurusan tawanggati yang terkenal dengan sebutan Jembatan AMD yang pada waktu itu dalam pembangunannya dilaksanakan oleh warga masyarakat bersamaan ABRI masuk desa.
  2. Pembangunan Gedung Polindes dan Gedung PKK yang gedung tersebut posisinya terletak dalam satu gedungyang berlantai dua bawah polindes dan atas gedung PKK.
  3. Pengaspalan jalan desa
  4. Rehab Gedung Kantor dan Balai Desa.

Pada pemilihan Kepala Desa selanjutnya terpilih Bapak Sugiyanto yang menjabat dari tahun 1999 sampai dengan 2007 kemudian terpilih lagi periode berikutnya, yaitu priode 2007 sampai dengan 2013 pada Pemerintahan beliau telah melahsanakan berbagai pembanguna antara lain :

  1. Bersama-sama dengan BPD melaksanakan penataan Struktur Organisasi Tata Pemerintahan Desa
  2. Dibidan perhubungan hampir semua ruas jalan telah mengalami perubahan dengan dikeraskan dan telah dilaksanakan pengaspalan jalan
  3. Dibidang Pelayanan masyarakat bersama BPD telah membangun Kantor, Pendopo dan Gedung Olah Raga yang Baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang Pelayanan, Olah Raga dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
  4. Dibidang Pertanian telah membangun saluran air pertanian untuk memenuhi kebutuhan para petani
  5. Dibidang sosial kemasyarakatan telah merehab rumah tidak layak huni agar rumah lebih layak untuk lebih layak sebagai rumah.

Panembangan

DESA PANEMBANGAN
KECAMATAN CILONGOK
KABUPATEN BANYUMAS
PROVINSI JAWA TENGAH

Desa Panembangan terletak di sebelah Barat Ibu Kota Kabupaten Banyumas dengan jarak kurang lebih 17 km dan terdiri atas daerah Dataran Rendah dan Dataran Tinggi yang berbatasan dengan :

Sebelah Utara : Desa Sambirata Kecamatan Cilongok
Sebelah Timur : Desa Rancamaya Kecamatan Cilongok
Sebelah Selatan : Desa Pernasidi dan Desa Cikidang Kecamatan Cilongok;
Sebelah Barat : Desa Karanglo dan Desa Karang Tengah Kecamatan Cilongok

Secara administratif Desa Panembangan termasuk dalam wilayah Kecamatan Cilongok dan berjarak kurang lebih 2 km dari Ibu Kota Kecamatan. Secara kewilayahan Desa Panembangan terdiri atas 5 dusun, 3 Rukun Warga (RW) dan 21 Rukun Tetangga (RT), dengan rincian sebagai berikut :

  1. Dusun I terdiri atas 1 Rukun Warga (RW) dan 5 Rukun Tetangga (RT)
  2. Dusun II,III dan IV terdiri atas 1 Rukun Warga (RW) dan 8 Rukun Tetangga (RT)
  3. Dusun V terdiri atas I Rukun Warga (RW) dan 8 Rukun Tetangga (RT)

 

Adapun luas Desa Panembangan adalah 257.945 hektar (Ha.) dengan rincian penggunaan lahan sebagai berikut :

a.

Jalan

:

13,758

Ha.

b.

Sawah

:

137

Ha.

c.

Ladang/ Perkebunan

:

46,154

Ha.

d.

Kolam ikan/ empang

:

1

Ha.

e.

Pemukiman / Perumahan

:

52,317

Ha.

f.

Bangunan Umum

:

3,176

Ha.

g.

Kuburan

:

4,59

Ha.

h.

Hutan/ Tanah Negara

:

-

Ha.

i.

Lainnya

:

19,027

Ha.

 

Kondisi Geografis lainnya :   

 

a.

Ketinggian dari permukaan laut

:

220-270

Mdpl.

b.

Banyaknya curah hujan

:

-

mm/ tahun.

c.

Suhu udara rata-rata

:

29

º C

 

Jumlah penduduk Desa Panembangan keadaan sampai dengan 31 Desember 2013 sebanyak 5.183 jiwa, dengan rincian sebagai berikut .

Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin

- Laki-laki    :   2.531 orang.
- Perempuan    :   2.552 orang.
Jumlah Kepala Keluarga :   1.518 KK.
Jumlah Penduduk menurut Usia :  
0 - 4 tahun :   447 orang.
5    - 9 tahun   :   650 orang.
10  - 14 tahun :   541 orang.
15  - 19 tahun :   583 orang.
20  - 24 tahun :   627 orang.
25  - 29 tahun :   343 orang.
30  - 34 tahun :   474 orang.
35  - 39 tahun :   331 orang.
40  - ke atas :   929 orang.
0 - 5 tahun    :   600 orang.
6    - 16 tahun :   1.253 orang.
17  - 25 tahun :   1.027 orang.
26  - 55 tahun :   1.740 orang.
56  - ke atas :   284 orang.
1. Jumlah penduduk buta huruf : - orang
2. Jumlah penduduk tidak tamat SD/sederajat : 301 orang
3. Jumlah penduduk tamat SD/ sederajat : 1.013 orang
4. Jumlah penduduk tamat SLTP/ sederajat : 204 orang
5. Jumlah penduduk tamat SLTA/ sederajat : 227 orang
6. Jumlah penduduk tamat D-1 : - orang
7. Jumlah penduduk tamat D-2 : 10 orang
8. Jumlah penduduk tamat D-3 : 17 orang
9. Jumlah penduduk tamat S-1 : 65 orang
10. Jumlah penduduk tamat S-2 : 3 orang
11. Jumlah penduduk tamat S-3 : - orang
12. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun : 1602 orang
13. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang masih sekolah : 1602 orang
14. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang tidak sekolah : 235 orang

 

Kabar Desa
Font
Jumat, 19 Agustus 2016
  Segenap perangkat desa dan warga Panembangan mengucapkan Selamat Ulang Tahun  untuk Indonesia yang telah bebas dari penjajahan selama 71
Font
Jumat, 18 September 2015
Jum'at, 18 September 2015 Pengaspalan jalan rt 07 rw 03 desa Panembangan adalah salah satu Proyek dari Pemerintah Desa Panembangan. Proyek ini mend
Font
Jumat, 11 September 2015
Jum'at, 11 September 2015   Pekerjaan pengaspalan jalan di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kab. Banyumas, dengan kontraktor CV. Berkah
Menu Publik

Pelayanan

  • Belum Tersedia

Peraturan

  • Belum Tersedia

Agenda Kegiatan

  • Belum Tersedia